THC ·
Suara The Habibie Center sebagai Founding Convener yang diusulkan.
Mengapa The Habibie Center Menyelenggarakan Green Blue Nexus
Perspektif kelembagaan dari The Habibie Center, Founding Convener Green Blue Nexus Platform yang diusulkan.
Selama dua minggu terakhir, serangkaian esai membuat argumen yang kami di The Habibie Center yakini pantas diambil serius oleh siapa pun yang memikirkan masa depan ekonomi Indonesia. Argumennya sederhana dan, menurut kami, benar: risiko transisi terbesar Indonesia bukan kekurangan ambisi melainkan kekurangan hubungan. Kita menjalankan ekonomi hijau dan ekonomi biru sebagai dua sistem ketika keduanya, pada kenyataannya, adalah satu — direncanakan di ruang terpisah, dibiayai melalui jendela terpisah, dan diukur terhadap papan skor terpisah.
Kami ingin menyatakan dengan gamblang mengapa kami menemukan argumen itu meyakinkan, dan mengapa The Habibie Center setuju maju sebagai Founding Convener dari upaya yang dibangun untuk menjawabnya — Green Blue Nexus.
Mengapa diagnosis itu beresonansi
The Habibie Center didirikan pada keyakinan bahwa kemajuan Indonesia bergantung pada modernisasi dan demokratisasi lembaganya — pada kualitas cara kita menata, memutuskan, dan bekerja bersama. Lensa kelembagaan itulah yang dibawa diagnosis Green Blue Nexus ke agenda keberlanjutan.
Indonesia tidak kekurangan inisiatif yang kuat. Yang kurang adalah jaringan penghubung yang membuat inisiatif itu berfungsi sebagai satu sistem. Nilai yang tercipta di persimpangan daratan dan laut adalah tepat nilai yang jatuh di celah antar mandat. Itu bukan masalah yang dapat diselesaikan lebih banyak program. Itu masalah koordinasi, standar, dan kepercayaan — kerja lembaga.
Apa yang kami dukung, dan mengapa
Kami tidak meminjamkan nama dengan ringan. Setelah meninjau arsitektur Green Blue Nexus, kami percaya rancangannya kuat karena menolak godaan menjadi otoritas lain yang duduk di atas semua orang. Ia dibangun sebagai infrastruktur pemungkin — cara bekerja, bukan hierarki baru — dan logikanya mengikuti urutan yang kami temukan sungguh kredibel: strategi bersama, fungsi kesiapan, akses teknologi yang netral-vendor, logika keuangan — Value Finance — yang memperlakukan keberlanjutan sebagai sumber daya saing, tata kelola dan data yang kredibel, dan akhirnya penyelenggaraan.
Kami mendukung ini karena setiap lapisan menjawab hambatan yang telah kami saksikan mengekang lembaga Indonesia selama bertahun-tahun, dan karena bersama-sama mereka menggambarkan sistem, bukan slogan.
Apa arti “Founding Convener” — dan apa yang tidak
Untuk platform yang premisnya netral-lembaga, awal terburuk adalah tampak seperti milik satu organisasi — termasuk milik kami.
Jadi biarkan kami tidak ambigu. The Habibie Center tidak memiliki Green Blue Nexus, dan tidak berniat memilikinya. Peran kami sebagai Founding Convener sengaja fasilitatif dan berbatas waktu: menyelenggarakan, menghubungkan, membangun kepercayaan di antara mitra, dan membantu menegakkan lingkungan pemungkin pada tahap formatif. Rancangan eksplisitnya adalah agar penatalayanan menjadi bersama seiring ekosistem matang.
Komitmen kami, dan undangan kami
Dukungan tanpa komitmen hanyalah tepuk tangan, dan Indonesia sudah cukup itu. The Habibie Center berkomitmen menyelenggarakan mitra, menjadi tuan rumah percakapan strategi bersama, membantu membangun fungsi kesiapan, teknologi, keuangan, dan tata kelola menjadi infrastruktur yang bekerja, dan mengubah KTT tahunan menjadi momen di mana hubungan menghasilkan kesepakatan sungguhan, bukan hanya dialog.
Ekonomi hijau dan ekonomi biru Indonesia bukan prioritas yang bersaing untuk diimbangi. Mereka satu ekonomi — menunggu dijalankan sebagai keseluruhan. The Habibie Center memutuskan membantu menyelenggarakan syarat agar itu menjadi mungkin. Kami mengundang Anda bergabung.
Terjemahan kerja. Naskah sumber: EN